Showing posts with label Resume Pertemuan. Show all posts
Showing posts with label Resume Pertemuan. Show all posts

Game Kekompakan



Pada tanggal 5 mei 2012 menjadi pengalaman tersendiri bagi mahasiswa teknik industri dan psikolog  universitas pancasila karena kelas reguler,karyawan, dan fakultas psikolog akan mengadakan kegiatan bersama untuk menjalin kebersamaan.
Pada psikolog industri kali ini merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan karena banyak game yang kita mainkan.
Game I
Pertama kami di suruh membuat lingkaran, cara bermainnya mudah yaitu jika ka Seta mengucapkan “pantung pancoran”, kita harus bergaya seperti patung pancoran, jika di katakan “berdansa”, kita harus mencari pasangan untuk berdansa, jika di katakan “lampu merah”, kita harus membentuk lampu lalu lintas dengan 3 orang, jika di katakan “bunga matahari”, kita harus membentuk bunga matahari dengan 4 orang, dan jika di katakan “mendayung”, kita harus membuat satu barisan yang terdiri dari 5 orang yang sedang mendayung. Seperti itulah gamenya dan apabila ada yang tidak mendapatkan pasangan akan di hukum.
Game II
            Pada game ini kita harus melewati sebuah lintasan dengan mata tertutup yang di beri penghalang, kita hanya bisa mendengarkan perintah dari teman tim dan di tunjuk untuk memberikan perintah,teman yang lain tidak boleh memberitau kepada teman yang sedang akan melewati lintasan. Jika saat melewati lintasan kaki kita mengenai penghalang atau keluar dari jalur lintasan maka di anggap gagal.
Game III
            Pada game ini kita harus memindahkan bola sesuai dengan warnanya yang ada di dalam sebuah lingkaran tetapi anggota badan kita tidak boleh melewati batas lingkaran tersebut, jika ada anggota badan kita yang masuk dalam lingkaran atau bola yang ingin kita pindahkan jatuh maka permainan akan di ulangi dari awal lagi. untuk permainan ini, kita hanya di berikan tali yang akan membantu memindahkan bola yang ada di dalam lingkaran tersebut.

Analisis Masalah
Masalah yang muncul dari setiap permainan adalah karena kurang kompaknya kami itu mungkin di sebabkan karena kami baru pertama kali bertemu dan belum terlalu kenal satu dengan yang lainnya Dan ada sebagian orang yang dalam kelompok yang hanya duduk dan kurang berpartisipasi atau ikut membantu kelompok.
Pemecahan Masalah
Perlunya kekompakan dalam membuat suatu kelompok dan apabila kita telah masuk dalam suatu kelompok kita harus ikut berpartisipasi dalam kelompok tersebut atau aktif dalam setiap kegiatannya.
Read more »

Game Leadership



Pada tanggal 2 mei 2012, kami memainkan sebuah game yang diberikan oleh pak seta, game tersebut yaitu mendistribusikan bola kepada setiap anggota kelompok. Cara bermainnya mudah, pertama kita membuat kelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 7 orang dan setiap kelompok harus mempunyai 1 orang yang akan menghitung waktu dalam mendistribusikan bola dan satu orang lagi untuk menulis catatan waktu.inti dalam permainan ini adalah bagaimana cara kita mendistribusikan bola secepat mungkin tapi harus melewati setiap orang. Cara bermainnya mudah, awalnya kita harus membuat lingkaran, cara mendistribusikan bolanya harus selang satu orang. Contohnya jika saya sebagai orang pertama yang memegang bola, saya harus mendistribusikan bolanya kepada orang ketiga sebelah kiri saya dan orang ketiga akan mendistribusikan bolanya kepada orang kelima dan seterusnya, hingga kembali lagi ke saya sebagai orang pertama dan terakhir memegang bola.


Peraturan dalam permainan ini yaitu :
  •            Bola yang kita distribusikan tidak boleh sampai jatuh, jika jatuh di anggap gagal.
  •            Distribusi bola harus melewati setiap anggota kelompok.
  •        Memecahkan waktu yang telah di tetapkan akan mendapatkan poin (+3), jika sama dengan waktu yang di tetapkan akan mendapatkan poin (+1), sedangkan kurang dari waktu yang ditetapkan akan mendapatkan poin (-3).


Misalnya, jika di tetapkan waktu (3,1 detik) dalam mendistribusikan bola, jika bisa melewati waktu tersebut akan mendapatkan poin (+3), jika sama dengan waktu yang ditetapkan mendpatkan poin (+1), sedangkan jika kurang dari waktu yang telah di tetapakan mendapatkan poin (-3).

Analisis masalah
  • Masalah yang dihadapi di permainan ini yaitu, Terjatuhnya bola karena sering terjadinya miss komunikasi, tangan yang basah, tangan yang gugup atau gemetar, kurang fokus dan lain-lain.
  • Masalah yang paling penting adalah bagaimana cara mendistribusikan bola dengan cepat.

Penyelesaian masalah
  • kita harus fokus dalam memainkan permainan ini karena jika tidak fokus bisa-bisa saat bermain kita akan menjatuhkan bola.
  • Jika kita menganalisis dari awal sampai akhir game,yaitu bagaimana kita bisa mendistribusikan bola dengan cepat untuk memecahkan waktu yang sebelumnya kita capai, kita dapat menyimpulkan bahwa semakin jauh jarak atau diameter lingkaran yang kita buat maka semakin membutuhkan waktu yang lama untuk mendistribusikan bola tersebut, sebaliknya jika semakin kita mendekat atau membuat diameter lingkaran yang kecil maka semakin cepat kita mendistribusikan bola tersebut.
Read more »

Resume Pertemuan Ketujuh

Dimana ada kesatuan disitu ada kemenangan
Pada tanggal 11 april 2012, pertemuan psikolog industri yang terakhir sebelum UTS. Pada hari itu materi yang diberikan oleh bapak Seta Wicaksana berbeda dengan materi sebelumnya. Karena meteri ini tidak berbentuk teori namun dalam bentuk permainan. Saya merasa bingung karena tidak biasanya dosen mau bermain game dengan mahasiswa. Perlahan namaun pasti saya mengerti, dosen memberikan permainan ini karena berkaitan dengan materi hari itu yaitu, ‘TEAMWORK’.

Saya berasusmsi perubahan bentuk pengajaran yang dilakukan oleh pak Seta di sebabkan untuk menghindari atau menghilangkan rasa jenuh dan membosankan di kelas. Dan saya rasa perubahan itu berhasil dan mahasiswa termasuk saya merasa senang senang dengan metode ini.

Sebelum memulai permainan pak Seta membagi kelompok menjadi 2 untuk berkompeteDan apa saja permainan yang  di berikan oleh pak Seta Wicaksana kepada mahasiswa, berikut ulasannya:

1.       Pertama, instruksi pemanasan yang di perintahkan oleh beliau. Pemanasan nya adalah dengan berpura-pura menjadi seorang prajurit samurai yang sedang berlatih dengan pedang. Semua mahasiswa berpura-pura sedang memegang pedang samurai dengan kuda-kuda ‘seadanya’ dan ketika beliau memberikan instruksi “musuh di depan” prajurit harus menyerang ke depan. Ketika beliau memberikan instruksi “musuh di kanan” prajurit harus menyerang ke kanan. Dan begitu juga kekiri. Setelah itu mahasiswa tetap diberikan instruksi yang sama tetapi dengan mata dipejamkan. Dan hasilnya ada beberapa mahasiswa yang memukul temennya karena tidak melihat. Suasana menjadi kacau namun menyenagnkan

2.       Setelah Pemanasan selesai game selanjutnya adalah permainan lompat-lompatan. Setiap kelompok memegang bahu teman-temannya dan ketika pak Seta memberikan instruksi setiap anggota kelompok harus  mengikutinya. Seperti “loncat kekiri” kelompok harus kekiri secara bersamaan bersama anggota kemolpok. Setelah itu pak Seta menginstruksi kan dengan hal yang sama namun kelompok harus melakukan kebalikannya. Seperti “loncat kekanan” kelompok harus loncat kekiri, begitu seterusnya sampai permainan selesai.

3.   Permainan Ketiga adalah saling berpangku kepada anggota kelompok dengan membentuk lingkaran dan lalu berjalan. Namun permainan ini tidak berhasil karena kurangnya anggota kelompok. Untuk meneruskannya game ini diganti dengan ‘saling membantuk untuk berdiri’ (kalau boleh saya sebut judul permainannya).  Permainan ini mempunyai 2 sesi. Sesi pertama adalah saling mencari pasangan untuk melangsungkan permainan. Permainan 1 pasang duduk dengan saling menempelkan tapak kaki masing-masing dan memegang tangan teman dan berusaha berdiri. Dan sesi kedua adalah sama dengan sesi pertama namun hal yang berbeda adalah semua anggota kelompok menempelkan tapak kaki dan harus berusaha berdiri semuanya. Cukup sulit ternyata.

4.       Masih ada permainan lagi namun saya lupa (maaf pak Seta), jadi saya langsung saja kebagian akhirnya yaitu menyanyi seperti ye-yel. Nyanyian ini diiringi dengan gerakan. Dan lirik nya seperti ini “taramtamtam taramtamtam taramtamtam, guliguliwajaramtamtam, taramtamtam, taramtamtam, fieeeeesta, fieeeeesta guliguliwajaramtamtam”. kurang lebih seperti itu liriknya.

Cukup menyenangkan dan cukup menguras stamina juga namun banyak hal-hal yang saya dapat dari permainan ini. Dan inti dari permainan ini adalah pentingnya suatu kerja sama kelompok untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dan pentingnya kelompok untuk membangun kemandirian yang kompleks dan pribadi yang dewasa. Serta meningkatkan social kita di masyarakat. Sekian resume ketujuh dari saya.
Read more »

Resume Pertemuan Keenam


Kelompok harus berkonstribusi dalam mengerjakan suatu tugas. Setiap anggota kelompok harus saling menghargai setiap perbedaan pendapat dan anggota kelompok mempunyai hak untuk berkomitmen terhadap keanegaragaman pendapat dan mencari solusi setiap perbedaan di kelompok.

Jika kita ingin memutuskan 'rantai' kelompok yang tidak sesuai dengan aturan yang benar maka jalan satu-satunya adalah membuat 'rantai' baru atau membuat kelompok baru sehingga kita dapat menyaring anggota yang sesuai dengan tujuan kelompok tersebut.

Jadi didalam kelomok maupun pada individu untuk mendapatkan suatu keputasan yang tepat dan semua pihak dapat menerimanya dengan baik maka kita harus membuat beberapa perincian apa saja yang penting dan apa saja yang mendesak di dalam urusan kelompok atau individu.
berikut tabel yang harus kita buat:

















Setelah semua kita atur semua kepentingan yang ada maka langkah selanjutnya adalah mepersiapkan diri untuk mencapai presatsi yang maksimal.





'X' menunjukan bahwa kita berada dalam level yang rendah dimana kita mempunyai kesempatan namun belum ada prestasi yang kita dapat karena kita selalu menyia-nyiakan kesempatan yang ada. 
'Z' menunjukan bahwa kita berada dalam level yang maksimal dimana kita selalu memanfaatkan kesempatan yang ada dengan cara berusaha terus menerus sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan. Bekerja keras tanpa menyia-nyiakan kesempatan.

Mempersiapan diri untuk mencapai kesempatan yang dimiliki sehingga prestasi yang kita dapat akan menjadi lebih baik. karena "Planing is Important", individu yang bisa memanfaatkan peluang.


Read more »

Resume Pertemuan kelima


INVESTASI

Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.

Berdasarkan teori ekonomi, investasi berarti pembelian (dan produksi) dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang (barang produksi). 

Itu adalah penjelasan singkat tentang INVESTASI. Namun dalam hal ini saya akan membicarakan tentang proses investasi dalam kehidupan sehari-hari.

Didalam Investasi tentu adanya INPUT-PROSES-OUTPUT.
Nah, didalam investasi input dan output adalah bahan dan hasilnya. Proses sendiri adalah hal yang terpenting dalam investasi karena disinalah output yang berkualitas dihasilkan. Untuk mendapatkan Output yang baik makan kita membutuhkan proses control dan proses coaching. 

Proses Control: Mengawasi dan memerintah bawahan setiap proses yang dilakukan untuk mendapatkan hasil yang bagus

Proses Coaching: Mengawasi, memerintah dan memberikan pelajaran untuk setiap proses yang dijalani sehingga barang terwasi dengan baik dan bawahan mendapatkan ilmu untuk membuat suatu output
*Investasi butuh coaching yang baik sehingga menghasilkan pekerja yang aktif dan produktif.

Setelah output selesai dan kita mendapatkan keuntungan maka hasil dari keuntungan tersebut lebih bjaksananya dijadikan modal kembali sehingga uang selalu berputar dan menghasilakan uang lebih baik dari pada ditabung ke bank yang bunganya 2.5 %.



Read more »

Resume Pertemuan Keempat


NILAI

NIlai adalah keyakinan dasar yang mempengaruhi perilaku dan sikap seseorang dalam menghadapi suatu kejadian

nilai penting dipelajari karena nilai menjadi dasar begi kita untuk memahami sikap dan motivasiserta dapat mempengaruhi persepsi kita tentang "apa yang seharusnya' dan 'apa yang tidak seharusnya

Tipe-tipe nilai:

1. Nilai terminal:
Bentuk akhir keberadaan yang sasarannya sangat diinginkan yang ingin dicapai seseorang dalam hidupnya

2. Nilai Instrumental
bentuk perilaku atau upaya pencapaian nilai-nilai terminal yang lebih disukai oleh orang tertentu

3. Nilai Antar budaya
Menurut "HOFSTEDE" ada 5 dimensi nilai budaya nasional yang membedakansikap para manager, yaitu:
  • Jarak kekuasaan
  • Individualisme vs kolektivitasme
  • kuantitas kehidupan vs kualitas kehidupan
  • Penghindaran ketidakpastian
  • Orientasi jangka pendek vs jangka panjang

 SIKAP

Sikap adalah pernyataan atau penilaian 2 evaluatif berkaitan dengan objek atau peristiwa

Komponen sikap: 
  • kognitif (positif + atau negatif - hanya dalam pikiran
  • Afektif (perasaan)
  • Perilaku
Tipe-tipe sikap
  • Kepuasan kerja: Sikap umum individu terhadap pekerjaanya
  • Keterlibatan kerja
  • Komitmen keorganisasian
 Teori Disonas Kognitif
Jika ada ketidakkonsisten/ketidaksesuaian antara perilaku dan sikap maka seseorang akan berusaha menyeimbangkannya sehingga mencapai disonasi yang minimum

Cara menggunakan ketidakpuasan:
  • Keluar (walk out)
  • Suara
  • kesetiaan
  • pengabaian
Read more »

Resume pertemuan ketiga


Pada pertemuan ketiga kali ini materi Psikologi Industri adalah MOTIVASI. Materi ini dibahas tanggal 19 Maret 12 di lab.komputer. Pada pertemuan ini kami mempelajari tentang apa itu MOTIVASI dan teori-teori apa yang ada di dalam MOTIVASI tersebut. Pertama saya akan membahas tentang apa itu MOTIVASI. Motivasi adalah proses yang berperan pada intensitas arah dan lamanya berlangsung upaya individu ke arah pencapaian sasaran. Dengan kata sederhananya MOTIVASI adalah dorongan  untuk mencapai tujuan.

Sebuah motvasi mempunyai dasar yang kompleks. Maka dari itu saya akan memberikan  apa-apa saja dasar motivasi itu.

DASAR MOTIVASI:
1.       Kebutuhan
2.       Tujuan
3.       Proses Development (pengembangan diri/berkembang)

Di dalam diri manusia sesunggugnya manusia mempunyai sifat EGOIS yang tinggi dan berhubungan dengan pernyataan tersebut maka ada 9 teori yang di bahas dalam tulisan ini.

I.                    TEORI HIRARKI KEBUTUHAN (A.MASLOW)
Dalam diri manusia ada 5 jenjang kebutuhan dasar, yaitu :
a.       Biologis; makan, minum, seks, dll.
b.      Keamanan; perlindungan dari ancaman asing
c.       Sosial; mencintai atau persahabatan
d.      Penghargaan diri/Harga diri
e.      Aktualisasi diri (memanusiakan manusia atau bisa juga di bilang menghargai orang lain)

II.                  TEORI X & Y (MC. GREGOR)
Pandangan manager mengenai manusia di dasarkan pada asumsi tertentu dan manager cenderung menularkan cara berperilakunya ke para bawahan

TEORI X: Manusia cenderung di paksa untuk melakukan suatu pekerjaan tanpa ada nya dorongan hati untuk melakukan suatu pekerjaan. Biasanya orang  (manager) seperti ini mengedepankan EGOIS nya.

TEORI Y: Manusia merasa ada tanggung jawab dan melaksanakan tanggung jawab tersebut. Dan manager  yang mempunyai teori ini akan mengedepankan musyawarah atau diskusi dalam mengambil keputusan atau menentukan kewajiban bawahan. Teori ini pilhan lah yang menjadi prioritas utama. Karena hidup manusia penuh dengan pilihan dan manusia lah juga yang menentukan hidup mereka.

III.                TEORI 2 FAKTOR (FREDERICK HERZBERG)
Disebut juga teori motivasi-higiene

a.       Sikap seseorang terhadap kerja sangat menentukan kesuksesan/kegagalan.
b.      Ada 2 faktor yang mempengaruhi sikap kerja, yaitu:
·         Faktor Intrinsik (kepuasan kerja) terkait dengan faktor MOTIVATOR. Puas terhadap apa yang dikerjakan dan tidak mendapatkan imbalan
·         Faktor Ekstrinsik (ketidakpuasan) biasanya berhubungan dengan faktor HIGIENE atau bisa dibilang bekerja untuk gaji bukan terhadap apa yang di kerjakan

IV.                TEORI MODERN TENTANG MOTIVASI
Teori ERG (C. ADELFER)

Asusmsi Dasar:
1.       Lebih dari suatu kebutuhan berjalan pada saat yang bersamaan
2.       Kepuasan pada kebutuhan yang lebih tinggi tertahan maka hasrat pada kebutuhan yang lebih rendah akan meningkat.

Ada 3 kebutuhan dasar pada manusia:
a.       EKSISTENSI
b.      RELATEDNESS
c.       GROWTH

SALAM dan TERIMA KASIH ADALAH CIRI SEORANG LEADERSHIP YANG BAIK

V.                  TEORI KEBUTUHAN (DAVID Mc. CLELLAND)
1.       Kebutuhan akan prestasi
2.       Kebutuhan akan kekuasaan
3.       Kebutuhan akan kelompok

5 teori diatas adalah teori penting bagi seorang MOTIVATOR atau orang yang ingin termotivasi dalam hidpunya. Namun ada 4 teori lainnya yang tidak kalah pentingnya, ke-4 teori tersebut adalah

VI.                TEORI EVALUASI KOGNITIH
Membagi ganjaran ekstrinsik untuk perilaku intrinsik yang sebelumnya telah mendapat hadiah, maka akan cenderung mengurangi motivasi secara menyeluruh.

VII.              TEORI PENETAPAN SASARAN (E.LOCKE)
Motivasi seseorang pengaruhi oleh sasaran yang ditetapkan:
1.       Sasaran yang khusus dan sulit akan menghasilkan kinerja yang lebih tinggi
2.       Sasaran yang spesifik akan lebih baik
3.       Umpan balik dari hasil kerja harus diberikan untuk karyawan
4.       4 faktor yang mempengaruhi hubungan sasaran kerja, yaitu: komitmen, sasaran, keefektian diri, budaya nasional


VIII.            TEORI PENGUATAN
Motivasi seseorang untuk mengulang perilaku ditentukan oleh penguatan yang diperolehnya:
a.       Penguatan positif (memperkuat)
b.      Penguatan negatif (mengurangi)

Asumsi dasar ini dri aliran BEHAVIORISTIK

IX.                TEORI PENGHARAPAN
Berfokus pada 3 hal, yaitu:
a.       Hubungan upaya-kinerja
b.      Hubungan kinerja-imbalan
c.       Hubungan imbalan-sasaran pribadi
Read more »

Resume pertemuan kedua psikologi industri




Pada pertemuan ke-2, membahas tentang apa guna belajar psikolog industri. Industri erat hubungan dengan organisasi. Karena dalam industri tidak dilakukan oleh 1 orang dan membutuhkan proses untuk mencapai suatu tujuan.
Organisasi dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:
·         Psikologi/SDM (Sumber Daya Manusia)
·         Sistem/Manajemen
Organisasi adalah sistem terbuka guna membentuk manajemen yang baik, yang dapat dijelaskan dengan visual berikut.

#1 Psikologi/SDM
  • *        Team work
  • *        Motivasi
  • *        Komitmen
  • *        Solidaritas

Dalam bagian-bagian dari psikologi/SDM yang harus diutamakan itu adalah Motivasi. Karena Manusia yang tidak mempunyai motivasi dalam menjalankan pekerjaannya maka hasil yang di dapatkan tidak sesuai yang diharapkan oleh sebuah perusahaan. Tanpa adanya motivasi manusia sering merasa tidak bersyukur dengan apa yang dia peroleh dan selalu mengeluh atas pekerjaan yang diberikan olehnya.
                Pelayanan (services) terhadap sebuah perusahaan itu perlu. Gunanya adalah meningkatkan performa kerja sehingga manusia itu mendapatkan benefit/keuntungan yang telah dicapai. Dalam kesempatan ini saya akan memberikan rumus tentang Pelayanan (Services):
  1. ·         HS adalah Hub skill, contoh seperti ijazah, sertifikat, piagam dll.
  2. ·         SS adalah Soft skill, suatu keinginan atau motivasi dalam meraih sesuatu yang dikejar
  3. ·         Time consuming adalah manajemen waktu dalam melakukan suatu pekerjaan. Apakah pekerjaan itu cepat selesai atau selalu menunda-nundanya.
  4. ·         Cost adalah harga yang dikeluarkan untuk melakukan suatu pekerjaan.
  5. ·         Hazel atau mengeluh. Point yang satu ini sangat fatal karena jika H ini tinggi maka output yang dihasilkan tidaklah bagus.

Dahulu masyarakat yang kaya adalah masyarakat yang mempunyai tanah yang luas. Sehingga mereka dapat menguasai setidaknya sekitar daerah tempat dia tinggal. Namaun ketika mesin uap telah ditemukan oleh James Watt semua nya berubah. Era perindustrian dimulai. Mereka yang mempunyai uang dan mesin adalah orang yang paling kaya pada masa itu. Karena mesin saat itu adalah hal yang langkah dan tidak semua orang yang bisa mempunyainya. Setiap zaman pasti selalu berubah. Dan pada era kita sekarang atau bisa kita sebut era modern, mesin adalah prioritas kedua. Sekarang TEKNOLOGI & INFORMASI yang memegang kendali terhadap uang yang dihasilkan. Dan yang lebih menguntungkan semua orang bisa mendapatkannya secara murah dan semua orang bisa menghasilkan uang.

#2 Sistem
Didalam sistem harus ada beberapa point yang diperhatikan, yaitu:
*        Visi & misi
*        Struktur organisasi
*        Job desk ( uraian jabatan, dan tanggung jawab terhadap pekerjaan)
*        Development (pengembangan terhadap pekerjaan supaya cocok dengan posisi yang diberikan)
*        Measurement/pengukuran/penilaian (guna menentukan nilai dari kecocokan posisi dalam pekerjaan dan feed back.
*        Coaching (pelatihan pekerjaan yang diterima agar tidak kaku)
*        Remunerasi (penggajian dan bonus yang diterima setelah prestasi yang kita dapat.





Read more »

Resume pertemua pertama psikolgi Industri


Pada tanggal 29 februari 2012 tepatnya hari kamis untuk pertama kalinya saya dan kawan-kawan mempelajari psikologi industri pada semester 2 ini. Menurut saya pertama kali mendengar psikologi industri saya sangat tertatik apa saja yang akan di pelajari di mata kuliah ini. Karena ini masih pertemuan pertama maka yang dijelaskan oleh dosen tidak banyak hanya sekilas tentang psikologi industri saja. Yang dilakukan pada hari kamis itu hanya perkenalan tentang mata kuliah ini dan dosen nya. Dosen yang mengajar psikolog industri adalah pak Seta Wicaksana. Kesan pertama yang saya tangkap dari beliau adalah terlihat kaku dan membosankan dalam mengajar. Tetapi, saat beliau sedang mengajar ternyata pembawaan nya tenang, menyenangkan dan tidak membosankan. Mungkin karena basic nya seorang psikolog dia mempunyai karisma yang unik menurut saya.
 Beliau mengajar kepada mahasiswa tidak seperti dosen kepada murid tapi seperti motivator sedang memotivasi masyarakat yang datang kedalam acaranya. Sangat bersahabat. Disela sesi perkenalan beliau memberikan nomor kontaknya kepada mahasiswa. Tidak seperti dosen kebanyakn, beliau tidak ketinggalan jaman alias GAPTEK. Beliau memiliki beberapa social network seperti yahoo messenger, whatsapp, twitter dan facebook. Dan beliau berjanji ketika mahasiswa bertanya melalui salah satu akun social networknya beliau akan membalas nya seger. Saya rasa disitulah nilai lebih dari pak Seta.
 Beliau memberikan keputusan yang mengagetkan karena setiap mahasiswa diwajibkan mempunyai blog. Karena setiap pertemuan, mahasiswa diwajibkan menulis resume tentang apa saja yang terjadi di kelas termasuk apa saja yang telah dipelajari di pertemuan tersebut di blog mahasiswa masing-masing. Sebelumnya saya sudah pernah membuat blog saat masih duduk dibangku SMA, tapi hal itu sudah lama saya tidak lakukan sehingga membuat saya cukup kaget dikarenakan harus membuat blog ‘lagi’. Karena sudah pernah membuat blog, saya tidak merasa asing dan kesulitan untuk membuat lagi.
Setelah menyelesaikan perkenalan singkat itu, beliau menerengkan sedikit tentang tujuan dari sarjana (S1) teknik industri. Beliau menjelaskan bahwa tamatan sarjana teknik industri itu untuk bekerja di perusahaan atau institusi bukan untuk menjadi wirausaha. Karena seorang wirausahawan dimulai sejak SMA/SMK. Sarjana dituntut untuk berpikir analis dan memperhitungkan budgeting and marketing. Dan beliau juga menjelaskan sarjana teknik industri minimal sudah menjadi junior supervisor/staf atau supervisor. Bekerja di suatu perusahaan atau institusi adalah seorang sarjana bukan orang yang bergelar S2 ataupun S3. Karena S2 dan S3 lebih fokus terhadap penelitian bukan menjadi karyawan. 
Read more »